Sosialisasi dan Pembentukan Kelembagaan PPID serta SOP Pelayanan Perangkat Desa Selolembu

DSC_0385Pagi ini (26/7) staff balai desa Selolembu mengikuti penyuluhan pembentukan kelembagaan PPID (Pusat Pelayanan Informasi Desa) dan SOP (Standart Operasional Prosedur) bersama mahasiswa KKN UMD Universitas Jember. Rapat yang diadakan tersebut guna memberi penjelasan perihal PPID beserta susunannya dan tugas dari masing-masing anggota kelembagaan PPID. PPID merupakan Pengelolaan layanan informasi desa secara sistem dengan fungsi layanan yang menghubungkan antar pengelolaan data dan informasi secara utuh di lingkup desa. Manfaat dengan adanya PPID ini ialah dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan pembangunan desa  dimana keterbukaan (transparasi) dan kemudahan dalam mengakses informasi yang diberikan desa, sehingga dapat memperkecil Peluang korupsi dan penyelewengan program pembangunan serta mampu membangun hubungan baik dan meningkatkan kepercayaan publik, tak hanya itu masyarakat pun mampu turut berperan juga dalam mengenalkan potensi desa melalui PPID. Sedangkan untuk SOP itu sendiri merupakan indikator sebagai acuan dalam menjalankan tugas masing-masing sesuai kedudukan di PPID.

Pembentukan keanggotaan kelembagaan PPID ditunjuk langsung oleh Bapak Achmad Basuki selaku kepala Desa Selolembu. Kepala desa mengajukan nama-nama staff balai desa yang akan di serah terimakan jabatan dalam kelembagaan PPID melalui Mahasiswa KKN Universitas Jember yang akan dibentuk pada acara Penyuluhan dan Pembentukan Kelembagaan PPID. Tugas sebagai Kepala urusan pemerintahan dipercayakan oleh kepala desa kepada bapak Suparjono (ketua sie pemerintahan di balai desa Selolembu), untuk petugas operator diamanahkan kepada bapak Karyadi  (selaku ketua urusan umum di balai desa Selolembu), sedangkan petugas redaksi diserahkan kepada Bapak Bambang (selaku kepala dusun Kakek I) dan untuk urusan administrasi diamanahkan kepada seluruh perangkat desa Selolembu (meliputi kepadla dusun serta staff balai desa).

Tugas dari setiap anggota kelembagaan sangat beragam, seperti tugas kepala desa sebagai pengontrol, perancang serta pengawas jalannya layanan informasi desa, sedangkan tugas sekretaris desa membantu pekerjaan kepala desa, untuk tugas kepala urusan pemerintahan yaitu membantu pekerjaan kepala desa dan sekretaris desa serta mengkoordinir operasional teknis, petugas operator memiliki tugas dalam menginput dan mengolah data informasi, sedangkan tugas sie redaksi ialah menulis dan memperbarui berita informasi secara online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *